Network Operation Center adalah
Komputer & Elektronik

Network Operation Center Adalah: Manfaat, Fungsi, dan Cara Kerja

Jaringan merupakan salah satu aspek yang sangat vital bagi perusahaan di era digital seperti sekarang ini. Jaringan yang baik akan mendukung kelancaran berbagai aktivitas bisnis, mulai dari komunikasi internal hingga interaksi dengan pelanggan. Namun, jaringan juga rentan terhadap berbagai masalah, seperti gangguan teknis, serangan cyber, dan kegagalan sistem. Untuk mengatasi berbagai masalah ini, perusahaan memerlukan Network Operation Center (NOC).

Apa itu Network Operation Center (NOC)?

Network Operation Center (NOC) adalah tempat tersentralisasi di mana administrator teknologi informasi (TI) perusahaan, baik dari internal maupun eksternal, dapat memonitor dan menjaga sistem jaringan telekomunikasi. Secara sederhana, NOC berfungsi sebagai lokasi terpusat untuk melakukan pemantauan dan manajemen dari peristiwa yang mempengaruhi layanan dan infrastruktur.

Kontrol dari NOC bertujuan agar jaringan pada pusat data berfungsi dengan baik sesuai standar tanpa gangguan atau hambatan. Lokasi NOC dapat dikelola oleh perusahaan itu sendiri, penyedia layanan, atau pihak ketiga yang disewa. Bagi organisasi, NOC berperan sebagai sistem saraf yang mengelola dan mengoptimalkan tugas-tugas penting bisnis seperti pemecahan masalah jaringan, pembaruan perangkat lunak, pemantauan kinerja, dan koordinasi dengan jaringan lainnya.

Manfaat NOC bagi Perusahaan

Network Operation Center (NOC) memberikan sejumlah manfaat penting bagi perusahaan. Berikut ini adalah beberapa manfaat utama yang diberikan oleh NOC:

1. Efisiensi Departemen IT

NOC membantu meningkatkan efisiensi departemen IT dengan menangani setiap permasalahan dan kendala jaringan. Hal ini memungkinkan karyawan untuk fokus pada proyek penting dan mengembangkan ide-ide baru untuk kemajuan bisnis.

2. Skalabilitas

Sistem NOC mudah ditingkatkan, sehingga cocok untuk perusahaan yang berkembang dan berekspansi ke pasar dan lokasi baru. NOC juga dapat membantu mengelola dan meningkatkan kinerja jaringan di lokasi baru perusahaan.

3. Eliminasi Downtime

NOC melakukan pemantauan secara terus-menerus, sehingga dapat memastikan bahwa semua perangkat lunak, keras, dan jaringan berfungsi dengan maksimal tanpa adanya downtime. Hal ini membantu mencegah terjadinya masalah sebelum terjadi.

4. Respon Cepat terhadap Masalah

Tim NOC secara aktif memonitor sistem jaringan dan dapat mengidentifikasi masalah dengan cepat. Mereka juga dapat menangani ancaman sebelum menjadi masalah yang lebih besar, sehingga setiap masalah dapat diselesaikan dengan cepat.

5. Optimasi Jaringan

NOC memberikan laporan real-time tentang kesehatan jaringan dan area yang dapat diperbaiki. Mereka juga melakukan perbaikan dan pengembangan untuk meningkatkan kekuatan jaringan.

6. Monitoring dan Manajemen Traffic

NOC memantau dan mengelola traffic jaringan untuk memastikan bahwa sumber daya jaringan digunakan secara efisien dan optimal.

7. Peningkatan Layanan Pelanggan

Dengan adanya NOC, perusahaan dapat meningkatkan layanan pelanggan dengan memberikan respon yang cepat terhadap keluhan atau masalah yang terjadi pada jaringan.

    Fungsi NOC dalam Pengelolaan Jaringan

    Fungsi NOC adalah memantau satu atau lebih jaringan dalam kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian khusus untuk menghindari penurunan kualitas layanan. Secara sederhana, tujuan NOC adalah mempertahankan kinerja dan ketersediaan jaringan agar tetap optimal.

    Beberapa kegiatan penting yang dikelola oleh NOC meliputi:

    • Memantau jaringan yang membutuhkan perhatian khusus agar terhindar dari kendala jaringan.
    • Melakukan manajemen dari server, jaringan, dan perangkat, termasuk manajemen proses penginstalan perangkat lunak, update, troubleshooting, dan distribusi di semua perangkat.
    • Menjaga keamanan jaringan melalui pemantauan, analisis ancaman, dan operasi keamanan.
    • Melakukan backup dan recovery dari data.
    • Melakukan manajemen data dari email, suara, dan video.
    • Path Management.
    • Manajemen vendor, freelancer, dan kontraktor.
    • Peningkatan layanan melalui pengumpulan feedback dan rekomendasi dari pengguna.
    • Penegakan Kebijakan.

    Dalam perusahaan, NOC memiliki fungsi utama yang krusial:

    • Memantau jaringan secara real-time untuk menghindari kendala.
    • Mengatasi gangguan teknis dalam jaringan dengan cepat.
    • Mengatur dan mengelola aliran lalu lintas data agar berjalan lancar.
    • Melakukan pemeliharaan terhadap hardware agar berfungsi dengan baik.
    • Manajemen kapasitas jaringan untuk menghindari kelebihan kapasitas.
    • Memastikan keamanan dalam jaringan dengan mengidentifikasi aktivitas mencurigakan dan mencegah serangan siber.

    Cara Kerja NOC

    NOC bekerja pada lokasi terpusat di mana staf teknisnya melakukan proses pengawasan 24 jam untuk memonitor dan mengelola layanan, database, layanan eksternal, firewall, dan jaringan perusahaan.

    Staf NOC melakukan beberapa kegiatan seperti:

    • Memantau dan mengupdate jaringan.
    • Manajemen komunikasi.
    • Manajemen firewall.
    • Membuat laporan performa dan kualitas jaringan.
    • Instalasi software, patching, dan troubleshooting.
    • Penegakan kebijakan.
    • Analisis gangguan.
    • Sistem pencegahan intrusi (IPS).
    • Tanggapan terhadap insiden.

    Staf NOC bertanggung jawab untuk mengatasi masalah, anomali, atau ancaman sebelum mengganggu operasi bisnis atau menyebabkan masalah lainnya. Cara kerja NOC dalam jaringan memiliki beberapa langkah dan tahapan:

    • Melakukan pengawasan dan pemantauan secara berkala untuk meminimalisir gangguan.
    • Proses pendeteksian gangguan dan masalah dilakukan dengan cepat.
    • Penyelesaian gangguan dan masalah dilakukan setelah identifikasi.
    • Melakukan pemeliharaan secara berkala untuk mencegah gangguan di masa depan.

    Itulah beberapa penjelasan terkait Network Operation Center (NOC), semoga bermanfaat ya.

    Baca juga:

    Referensi

    1. Ramos, J., García-Dorado, J. L., & Aracil, J. (2023). Workforce capacity planning for proactive troubleshooting in the Network Operations Center. Computer Networks221, 109523.
    2. Dun, Y. T., Ab Razak, M. F., Zolkiplib, M. F., Bee, T. F., & Firdaus, A. (2021). Grasp on next generation security operation centre (NGSOC): Comparative study. International Journal of Nonlinear Analysis and Applications12(2), 869-895.
    3. Vielberth, M., Böhm, F., Fichtinger, I., & Pernul, G. (2020). Security operations center: A systematic study and open challenges. IEEE Access8, 227756-227779.
    4. Weissman, D., & Jayasumana, A. (2020, June). Integrating IoT monitoring for security operation center. In 2020 Global Internet of Things Summit (GIoTS) (pp. 1-6). IEEE.
    5. Verdi, F. L., de Oliveira, H. T., Sampaio, L. N., & Zaina, L. A. (2020). Usability Matters: A Human–Computer Interaction Study on Network Management Tools. IEEE Transactions on Network and Service Management17(3), 1865-1878.
    6. Khan, S., Al-Mogren, A. S., & AlAjmi, M. F. (2015, February). Using cloud computing to improve network operations and management. In 2015 5th National Symposium on Information Technology: Towards New Smart World (NSITNSW) (pp. 1-6). IEEE.
    Bambang Niko Pasla

    A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology